Sejarah

  • 17 November 2017

Kecamatan Cibugel berdiri menjadi wilayah Kecamatan secara resmi pada tanggal 11 Januari 1992, hal ini berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 03
Tahun 1992, yang di tetapkan di Jakarta, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia
Sebelum menjadi wilayah kecamatan, Cibugel merupakan wilayah Perwakilan/ Kapermat, pada saat itu hanya terdiri dari 2 Desa yaitu Desa Cibugel dan
Desa Cipasang, sampai saat ini Kecamatan Cibugel berkembang menjadi 7 (Tujuh) Desa yaitu Desa Cibugel, Desa Cipasang, Desa Tamansari, Desa
Sukaraja, Desa Buanamekar, Desa, Jayamekar dan Desa Jayamandiri
Perkembangan Sejarah Cibugel sejak kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, terjadi peristiwa yang menimpa masyarakat Cibugel, antara tahun
1945 – 1959. Yang dikenal dengan peristiwa DI/ TII, dan peristiwa tersebut mencapai puncaknya pada tahun 1959. Pada peristiwa tersebut didirikanlah
Tugu Suhada yang sekarang berada di depan Kantor Desa Cibugel, sedangkan makamnya yang disebut makam Suhada, sekarang dibangun Mesjid
Suhada. Perlu diketahui bahwa sebelum dibangun Mesjid, Makam Korban Peristiwa DI/TII tersebut telah dipindahkan terlebih dahulu oleh keluarganya
masing-masing.
Korban peristiwa DI/TII sampai saat ini dikenang oleh masyarakat Cibugel sebagai Pahlawan Tanpa Pusaran. Itulah sebagai peristiwa kebelakang.
Sekarang Cibugel sudah mulai tentram dan maju. Selanjutnya akan kami uraikan Pemegang Pemerintahan Kecamatan Cibugel dari awal sampai dengan
sekarang.

  • 17 November 2017